Manfaat Ceri Untuk Kesehatan Manusia

 

Manfaat Ceri Untuk Kesehatan Manusia

Ceri merupakan tumbuhan dan buahnya adalah anggota marga Prunus (nama binomial). Ceri tidak hanya sejenis, namun masih ada jenis lainnya seperti P. cerasus, P. avium, dan P. emarginata.

Buah kecil ini tanpa kita tahu mempunyai segudang manfaat dan khasiat untuk kesehatan manusia. Buah Ceri bentuknya bulat kecil berwarna hijau dan akan merah setelah dia matang, buah ini rasanya manis dan isinya air bercampur dengan biji-biji yang sangat kecil.


Karena sifat-sifat dan daya tahannya itu, Ceri/kersen menjadi salah satu tumbuhan pionir yang paling banyak tumbuh di daerah tropis dan banyak dijumpai di Kep. Bangka Belitung ini. Berasal dari Amerika tropis (Meksiko selatan, Karibia, Amerika Tengah sampai ke Peru dan Bolivia), kersen dibawa masuk ke Filipina pada akhir abad-19, dan dengan cepat menyebar di seluruh wilayah tropis Asia Tenggara.

Penelitian ahli menyatakan bahwa buah ceri mempunyai 12 senyawa penting yakni :

Kandungan buah Ceri/kersen setiap 100 gram adalah sebagai berikut : 
  • Air : 77,8 gram
  • Protein : 0,384 gram
  • Lemak : 1,56 gram
  • Karbohidrat : 17,9 gram
  • Serat : 4,6 gram
  • Abu : 1,14 gram
  • Kalsium : 124,6 mg
  • Fosfor : 84mg
  • Besi : 1,18 mg
  • Karotin : 0,019mg
  • Tianin : 0,065mg
  • Ribofalin : 0,037mg
  • Niacin : 0,554mg
  • Vitamin C : 80,5 mg.

Manfaat daun dan buah Ceri/kersen bagi kesehatan :

Antiseptik
Rebusan daun kersen ini ternyata mempunyai khasiat dapat membunuh mikroba atau sebagai antiseptik. Rebusan daun kersen terbukti dapat membunuh bakteri berikut : C. Diptheriae, S. Aureus, P. Vulgaris, S. Epidemidis, dan K. Rhizophil. Diduga aktivitas anti bakteri dari daun kersen ini disebabbkan oleh adanya kandungan senyawa seperti tanin, flavonoids dan saponin yang dimilikinya.

Anti inflamasi
Rebusan daun kersen juga mempunyai khasiat untuk mengurangi radang (antiinflamasi) dan juga menurunkan panas.

Anti tumor

Daun kersen dilaporkan juga mempunyai efek anti tumor, dimana kandungan senyawa flavonoid yang dipunyai daun kersen ini ternyata dapat menghambat pertumbuhan sel kanker secara invitro/laboratoris.

Anti Uric Acid (Asam Urat)
Di Indonesia secara tradisional buah kersen telah digunakan untuk mengobati asam urat dengan cara mengkonsumsi buah kersen sebayak 9 butir 3 kali sehari. Hal ini terbukti dapat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan dari penyakit asam urat tersebut.

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.